Tak sengaja aku menatap jadah
Hinggap, wajah tiada berdaya
Tak kuasa aku menahan perih
Hilang rasa hingga merana
Kau tiada
Mataku pedih-pudar menanggung derita
Senyummu
Rusakkan resah tak berdaya
Pandangmu
Lenakan gejolak jiwa berharap
PIKIR-ku, mencari dibalik tabir
Tenggelamkan getir tersentuh nada
Kau menghilang. Dasar penghibur!
Aku terperdaya memaki jaga
Kau ada. Kau cintaku
Leburkan rindu segala mengadu
Kau berjalan terpagut sukma.
Siksaku gersang halalkan cara
Dalam resah pikirku, kau tercipta
Biar tiada-hilang-mengada, kau tetap masih ada
apen MAKESE
MalamKembaliBerpikir
21 Maret 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar